The First and the most important step, towards success is the feeling that we can succeed.. :D
Tampilkan postingan dengan label Tugas soft skill. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas soft skill. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Desember 2014

Startup Company


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kelompok Softskill Pengenalan Bisnis Informatika 4IA14:
1. Muhammad Isan Guci http://guciputra.blogspot.com/2014/12/startup-company.html
 ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

           Startup Company yang kami bangun bernama Tic and Tech. Tic and Tech adalah konsultan teknologi informasi yang memberikan solusi pengembangan perangkat lunak aplikasi dengan sistem informasi manajemen berskala kecil maupun besar untuk kebutuhan perusahaan atau lembaga Anda. 
Solusi perangkat lunak aplikasi yang kami kembangkan meliputi :
a. Desktop Application,
b. Web Application,
c. Mobile Application.


Tic and Tech didirikan tahun 2012 berlokasi di Jakarta dengan dukungan tim yang berpengalaman dan ahli dibidangnya sehingga kami mampu memberikan solusi IT yang terbaik bagi klien kami, karena kepuasan klien adalah sumber energi dan motivasi kami.

Visi
Menjadi perusahaan terkemuka dalam bidang solusi IT dan mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan industri IT di Indonesia.

Misi
Menyediakan solusi IT yang bukan sekedar memenuhi keinginan klien kami, namun juga melampaui harapan klien
Memenuhi kebutuhan klien secara maksimal dan menjadikan klien sebagai partner untuk mencapai keberhasilan bersama
Mengembangkan produk dan solusi yang sudah ada serta berinovasi untuk menciptakan produk dan solusi baru
Mengedepankan profesionalisme dan teamwork dalam menghasilkan layanan dan solusi yang berkualitas.

Struktur Organisasi
Berikut struktur organisasi Tic and Tech dengan total team sebanyak 9 orang.

  
1. CEO (Chief Executive Officer) -- Asep Rohmana Hidayat
2. CTO (Chief Technology Officer) -- M Isan Guci
Destop Developer (M Fajri)
Web Developer (Kutfu Dany)
Mobile Developer (Reni Marintan)
3. CMO (Chief Marketing Officer) -- Netty Herawaty
Marketing Staff (Latifah)
4. CFO (Chief Financial Officer) -- Arif Iman Rahman
Financial Staff (Cella Rofi).

Modal Awal
Nilai kekayaan bersih perusahaan (tidak termasuk nilai tanah dan bangunan) sebesar Rp 250.000.000 (dua ratus lima puluh juta rupiah). Modal awal ini berasal dari investor Tic and Tech dan selanjutnya dikelola oleh staff keuangan untuk kebutuhan operasional pada bulan pertama seperti :
a. Gaji karyawan bulan pertama,
b. Alat tulis kantor (ATK),
c. Komputer dan Laptop,
d. Biaya operasional lain di bulan pertama.

Dokumen Perizinan Perusahaan
Berikut beberapa dokumen perizinan Tic and Tech :




Target Klien 
Target klien Tic and Tech meliputi :
a. Instansi Pemerintahan,
b. Perusahaan Swasta,
c. Perusahaan BUMN,
d. Organisasi Nirlaba,
e. Personal.







Minggu, 28 September 2014

JIKA AKU MENJADI !

        Pada kesempatan kali ini saya akan melaksanakan tugas yang diberikan kepada saya yaitu sebagai tugas penunjang Softkill. JIKA AKU MENJADI ! itu adalah sebuah judul penulisan saya kali ini.


        Menggapai suatu cita-cita itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan apalagi saat kita ingin sekali menggapainya maka,banyak masalah dan rintangan yang datang menghadang tanpa kita mengetahui kapan akhirnya. seperti orang-orang lainnya aku juga mempunyai suatu cita-cita  namun untuk menggapai cita-cita itu harus membutuhkan pengorbanan yang besar. Jika aku menjadi(?) WIRAUSAHAWAN !

       Mengapa wirausaha? Karena peluang, bekerja kantoran sambil memiliki usaha adalah impian. Walaupun menjadi seorang pekerja kantoran dan ingin memiliki pekerjaaan sampingan sebagai wirausahawan tidaklah mudah, sebagai calon sarjana muda sikap optimisme dan kerja keraslah yang diperlukan untuk mencapainya. Keyakinan dan optimisme akan kesuksesan itu lah yang harus dijadikan sebuah prinsip hidup yang kuat. Karena sebagai manusia haruslah memiliki prinsip hidup untuk menempuh jalan yang tepat. Bicara tentang wirausaha, apa sih arti dan definisi dari wirausaha itu sendiri?

“Entrepreneurship atau Wirausaha adalah Wirausaha adalah mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumber daya untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup. (Prawirokusumo).”

Kewirausahaan memiliki arti yang berbeda-beda antar para ahli atau sumber acuan karena berbeda-beda titik berat dan penekanannya.
#Richard Cantillon (1775), misalnya, mendefinisikan kewirausahaan sebagai bekerja sendiri (self-employment).

# Raymon H.W
Wirausaha adalah orang yang mampu menciptakan dan merancang suatu gagasan menjadi realita.
  
Menurut Suryana (2006), pada hakekat ada 6 (enam) hal penting kewirausahaan sebagai berikut yaitu :

1. Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis (Sanusi, 1994).
2. Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) (Drucker, 1959).
3. Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (Zimmerer, 1996).
4. Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth) (Prawiro, 1997).
5. Kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru (creative), dan sesuatu yang berbeda (inovative) yang bermanfaat memberi nilai lebih.
6. Kewirausahaan adalah usaha menciptakan nilai tambah dengan jalan mengkombinasikan sumber-sumber melaui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan. Nilai tambah tersebut dapat diciptakan dengan cara mengembangkan teknologi baru, menemukan pengetahuan baru, menemukan cara baru untuk menghasilkan barang dan jasa yang baru yang lebih efisien, memperbaiki produk dan jasa yang sudah ada, dan menemukan cara baru untuk memberikan kepuasan kepada konsumen.

         Pilihan menjadi seorang wirausahawan atau wiraswasta adalah sebuah profesi atau cita-cita yang sangat menarik. Mengapa menarik? karena berwirausaha memiliki kebebasan dalam mencari penghasilan dengan tanpa tuntutan pekerjaan bahkan batas dari perusahaan. Bila lebih dirinci kembali, umumnya alasan seseorang tertarik menjadi seorang wirausaha adalah karena tertarik dengan manfaat yang bisa didapatkan apabila menjadi wirausaha. Seperti yang telah dikatakan Sarosa (2006), manfaat berwirausaha adalah sebagai berikut :

1.      Potensi Penghasilan Tak Terbatas.
Penghasilan yang didapat dapat sangat besar bahkan tidak terbatas tergantung dari kinerja dan pengelolaan usaha yang dilakukan.
2.      Memaksimalkan Kemampuan.
Ide-ide kreatif ataupun kemampuan yang lain seperti menjual, bernegosiasi, dan lain sebagainya dapat dengan maksimal dilakukan.
3.      Bebas Mengatur Ritme Kerja.
Wirausahawan dapat mengatur sendiri waktu kerja, bahkan bila usaha tersebut mengambil tempat di rumah.
4.      Sikap Mental yang Mandiri.
Sikap mental yang kuat dan mandiri sering sekali sangat dibutuhkan pada saat usaha sedang menghadapi masalah yang berat, sehingga wirausahawan dituntut untuk dapat mengambil tindakan secara cepat dan tepat.
5.      Kepuasan dan Keberhasilan.
Keberhasilan menghasilkan sesuatu dengan usaha sendiri akan menimbulkan perasaan puas sehingga menimbulkan motivasi tersendiri bagi pengusaha untuk terus menerus menjadi yang terbaik.

Apabila melihat sosok atau tokoh-tokoh para pengusaha sukses ternama atau menyimak kisah-kisah sukses mereka, umumnya orang-orang yang tertarik dengan berwirausaha termasuk penulis, khususnya mereka yang masih sangat baru berminat masuk ke dunia wirausaha akan tergiur atau terkagum-kagum dengan apa yang telah mereka dapatkan dari hasil berwirausaha.
Namun pada kenyataannya hasil yang didapatkan tersebut, bukanlah sesuatu yang didapatkan secara “Instan” dan mudah, melainkan membutuhkan pengorbanan dan kerja keras.
Berikut ini adalah beberapa hal yang umumnya dirasakan para wirausaha ketika bekerja keras demi mencapai keberhasilan dalam berwirausaha :

1.      Pengorbanan Personal.
Pada awalnya wirausaha harus bekerja dengan memerlukan waktu yang lama dan sibuk. Sedikit sekali waktu untuk kepentingan keluarga, rekreasi. Hampir semua waktu dihabiskan untuk kegiatan bisnis. Mendedikasikan penuh waktunya di usahanya agar usahanya segera ke tahap tumbuh kemudian ingin segera normal. Pada saat itu orang di tuntut untuk membangun sebuah sistem, bangunlah sistem usaha yang sesuai dengan bisnis yang dijalankan dan biarkan sistemnya bekerja. Di saat sistem telah bekerja dengan baik di situlah seorang wirausaha bisa menikmati waktu bebas yang lebih banyak .
2.      Beban tanggung jawab yang besar.
Wirausaha harus mengelola semua fungsi bisnis, baik pemasaran, keuangan, personil maupun pengadaan dan pelatihan. Sangat lumrah apabila dikatakan demikian, bagaimana tidak seorang pengusaha di tuntut untuk bisa mengatur semua yang berkaitan dengan bisnisnya, sukses atau jatuhnya sangat bergantung pada pemilik usaha. Kepiawaian business owner menjadikan kunci utama suksesnya usaha yang di jalani. Jangan takut dengan resiko ini, karena hal tersebuat bisa dipelajari sembari proses bisnis berjalan. Hadapi tantangan bisnis yang ada di depan, taklukanlah maka kesuksesan besar akan menunggu anda di depan mata.
3.      Beban pikiran yang berat.
Wajar apabila resiko dan permasalan yang muncul dalam bisnis yang di jalani menjadikan timbulnya beban pikiran yang sangat berat, karena awalnya permasalahan harus diselesaikan sendiri menurut pemikirannya. Dalam hal ini apabila seorang pengusaha merasa tidak mampu menyelesaikan masalahnya maka yang dilakukan adalah harus bisa mengkonsultasikan masalah bisnisnya pada rekan bisnis yang lebih senior atau jasa konsultan bisnis. Agar problem yang di hadapi segera teratasi.
4.      Pada saat awal memulai bisnis harus berhemat.
Hal ini sangat penting karena mengingat bisnisnya baru start-up atau baru mulai, sehingga diperlukan sikap hemat untuk menjaga kelangsungan bisnisnya. Menjadi wirausahawan harus cermat mengatur keuangan bisnis anda, jangan terlalu banyak menambah asset konsumtif, akan semakin baik apabila asset produktif yang di perbanyak, sehingga hal tersebut membantu sumber penghasilan bagi usaha anda.
5.      Kecilnya Margin keuntungan dan kemungkinan gagal.
Karena wirausaha menggunakan keuangan yang kecil dan keuangan milik sendiri, maka profit margin yang diperoleh akan relatif kecil dan kemungkinan gagal juga ada. Memang pada awal mula memulai atau merintis bisnis akan dirasakan suatu ketidakpastian hasil yang diperoleh. Namun semua nya bisa diatasi, seorang wirausaha harus bisa menganalisa usaha yang sudah berjalan seperti apa, kemudian akan didapat faktor-faktor yang perlu diperbaiaki. Maka perbaikilah sistem tersebut seiring dengan berjalanya waktu ikutilah prosesnya, dari situ banyak hal yang dapat dipelajari sehingga bisa digunakan untuk meminimalisir resiko usaha yang dijalani kemudian mengubahnya menjadi keuntungan yang harus bisa dicapai.

        Untuk menjadi seorang wirausaha yang berhasil, seorang wirausaha harus memiliki karateristik “Seorang Wirausaha”. Meredith, et al. (1995) menggambarkan profil atau karakteristik seorang wirausaha dibawah ini :

Ciri-ciri seorang wirausaha adalah:
·         Percaya diri
·         Berorientasikan tugas dan hasil
·         Berani mengambil risiko
·         Kepemimpinan
·         Keorisinilan
·         Berorientasi ke masa depan
·         Jujur dan tekun

Sifat-sifat seorang wirausaha adalah:
·         Memiliki sifat keyakinan, kemandirian, individualitas, optimisme.
·    Selalu berusaha untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
·         Memiliki kemampuan mengambil risiko dan suka pada tantangan.
·      Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain dan suka terhadap saran dan kritik yang membangun.
·         Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas.
·         Memiliki persepsi dan cara pandang yang berorientasi pada masa depan.
·         Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja keras.

             Dan untuk menjadi seorang wirausaha yang baik dan berhasil, tidaklah terlepas dalam menjaga etika dalam berwirausaha. Etika tersebut harus dipegang teguh oleh seorang wirausaha dalam menjalankan usahanya. Seorang wirausaha tidak boleh menghalalkan berbagai cara untuk mengembangkan dan memajukan usahanya. Dan seharusnya ia mematuhi norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. Oleh karena itu, dikenal adanya etika dalam berwirausaha yang terdiri dari :

1.      Kejujuran.
Seorang pengusaha harus selalu bersikap jujur, baik itu dalam ucapan maupun tindakannya sehingga konsumen dan mitra kerja dapat memercayainya.
2.      Bertanggung jawab.
Seorang pengusaha harus bertanggung jawab terhadap segala kewajibannya. Tanggung jawab seorang pengusaha tidak hanya terbatas pada usahanya, tetapi juga kepada para pendukungnya yaitu karyawan, masyarakat, dan pemerintah.
3.      Menepati janji.
Seorang pengusaha dituntut untuk mampu memenuhi segala yang dijanjikannya kepada pihak lain karena hal inilah yang menjadi dasar kepercayaan orang lain kepadanya.
4.      Disiplin.
Seorang pengusaha diharuskan untuk selalu berdisiplin di dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan bidang usahanya karena hal ini akan memberi suatu nilai lebih di mata konsumen dan mitra kerjanya.
5.      Taat hukum.
Pengusaha harus selalu patuh terhadap peraturan yang berlaku, baik yang berkenaan dengan masyarakat maupun dengan pemerintah. Karena apabila ia melanggar hukum akibatnya adalah berkurangnya rasa hormat dan kepercayaan konsumen dan mitra kerja terhadapnya.
6.      Suka membantu.
Secara moral pengusaha harus sanggup membantu pihak yang memerlukan bantuan. Hal ini akan menimbulkan suatu rasa simpatik atau segan di lingkungan masyarakat sekitar.
7.      Berkomitmen dan menghormati pihak lain.
Pengusaha harus berkomitmen atau berpegang teguh pada segala yang dijalankannya serta menghargai komitmen pihak lain. Hal ini akan membuat pihak lain menghargainya juga.
8.      Mengejar prestasi.
Pengusaha yang sukses harus berusaha mengejar prestasi setinggi mungkin. Dengan demikian, akan terus lahir inovasi-inovasi dan ide-ide kreatif yang dapat digunakan dalam mengembangkan dan memajukan bidang usahanya.

Sekian penulisan mengenai JIKA AKU MENJADI ! Diharapkan berbagai kritik dan saran yang membangun mengenai seluruh isi blog saya ini. Terima kasih :D




Minggu, 04 Mei 2014

Perkembangan Konsol Game



Sejarah Perkembangan Game.

Asal usul permainan video/video game terletak pada awal tabung sinar katoda berbasis pertahanan peluru kendali sistem pada akhir 1940-an. Program-program ini kemudian diadaptasi ke dalam permainan sederhana lainnya di era tahun 1950-an.  Pada akhir 1950-an dan melalui tahun 1960-an, lebih banyak permainan komputer yang dikembangkan (kebanyakan di komputer mainframe), secara bertahap tingkat kecanggihan dan kompleksitasnya pu turut bertambah. Setelah periode ini, video game menyimpang ke berbagai platform: arcade, mainframe, konsol, pribadi komputer dan kemudian permainan genggam.
Perusahaan komersial pertama konsol permainan video adalah Computer Space pada 1971, yang meletakkan dasar bagi industri hiburan baru di akhir 1970-an di Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa.  tapi ini perusahaan tidak bertahan lama ini sebagian besar disebabkan oleh banjir dari video game yang datang ke pasar mengakibatkan keruntuhan total industri game konsol di seluruh dunia, akhirnya menggeser dominasi pasar dari Amerika Utara ke Jepang. Tapi inihanya mempengaruhi pasar game konsol, pasar game komputer sebagian besar tidak terpengaruh.  Generasi selanjutnya dari konsol video game akan terus didominasi oleh perusahaan-perusahaan Jepang.  Walaupun beberapa upaya akan dilakukan oleh Amerika Utara dan perusahaan-perusahaan Eropa, generasi keempat konsol, usaha mereka pada akhirnya akan gagal. . Tidak sampai generasi keenam konsol permainan video akan non-perusahaan Jepang merilis sebuah sistem konsol sukses secara komersial. Pasar telah mengikuti jalan yang sama dengan beberapa kali gagal dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Amerika yang semuanya gagal di luar beberapa keberhasilan terbatas dalam permainan elektronik genggam sejak dini.  Saat ini hanya perusahaan-perusahaan Jepang memiliki sukses besar konsol game handheld, walaupun dalam beberapa tahun terakhir permainan genggam telah datang ke perangkat seperti ponsel dan PDA .
Generasi Pertama
Generasi pertama konsol permainan video berlangsung dari tahun 1972, dengan rilis dari Magnavox Odyssey, hingga 1977, ketika “pong”-style produsen konsol meninggalkan pasar secara massal karena pengenalan dan keberhasilan mikroprosesor berbasis konsol


Magnavox Odyssey 200


style game pong

 Generasi kedua


konsol generasi 2

Dalam sejarah komputer dan video game, generasi kedua (biasa disebut sebagai awal era 8 bit atau kurang lebih  4 bit era) dimulai pada tahun 1976 dengan merilis Fairchild Channel F dan Radofin 1292 Advanced Programmable Video sistem. Di era generasi kedua ini yang menjadi primadona konsol game adalah konsol game ATARI. Beberapa contoh konsol game pada generasi kedua dapat dilihat disamping. Dari ki-ka adalah Fairchild Channel F,Atari 2600, Magnavox Odyssey ver. 2 ,  Atari 5200

Generasi Ketiga

Generasi ketiga dimulai pada tahun 1983 dengan dipasarkannya Jepang Family Computer tau lebih dikenal dengan nama FAMICOM(kemudian dikenal sebagai Nintendo Entertainment System di seluruh dunia). Walaupun konsol generasi sebelumnya juga menggunakan 8-bit processor, pada akhir generasi inilah konsol rumah yang pertama kali diberi label oleh mereka “bit”. Ini juga masuk ke mode sebagai sistem 16-bit seperti Mega Drive / Genesis dipasarkan untuk membedakan antara generasi konsol. Di Amerika Serikat, generasi ini di game ini terutama didominasi oleh NES / Famicom. Di era ini pulalah terjadi perang konsol game yang pertama antara perusahaan konsol Nintendo dengan SEGA.


konsol FAMICOM dan SEGA

Generasi keempat

Generasi keempat atau biasa disebut dengan era 16 bit,pada generasi ini NES mendapat sambutan hangat di seluruh dunia, dan sebuah perusahaan bernama Sega mencoba menyaingi Nintendo. Pada tahun 1988, Sega merilis konsol next-generation mereka, Sega Mega Drive (yang juga dikenal dengan Sega Genesis). Konsol ini menyajikan gambar yang lebih tajam dan animasi yang lebih halus dibanding NES. Konsol ini cukup berhasil memberi tekanan, tetapi NES tetap bertahan dengan angka penjualan tinggi. Dua tahun berselang, pada 1990, Nintendo kembali menggebrak dengan konsol next-gen mereka, SNES (Super Nintendo Entertainment System). Selama 4 tahun, Nintendo dan Sega menjadi bebuyutan, meskipun ada beberapa produsen seperti SNK dengan NeoGeo-nya, NEC dengan TurboGrafx-16 dan Phillips CD-i, tapi kedua konsol mereka begitu handal dan populer.

Tahun 1989


Nintendo merilis game-handheld, Game Boy. Harga: $109.
NEC merilis video game sistem Turbografx-16, PC Engine versi Amerika Utara. Harga: $189.
Sega merilis video game system Sega Genesis. Harga: $249.
Atari merilis game-handheld berwarna pertama Atari Lynx. Harga: $149.
NEC merilis versi yang ditingkatkan dari console PC Engine mereka di Jepang, SuperGrafx. Hanya 5 judul game yang memanfaatkan video game ini dan tidak pernah dijual secara komersial di luar Jepang.

Tahun 1990
 
Trip Hawkins keluar dari Electronic Arts dan mendirikan 3DO.
NEC merilis Turbografx CD ekspansi untuk Turbografx-16, mengupgrade sistem tersebut dengan CD-ROM. Harga: $399.
SNK merilis Neo-Geo (AES), untuk pertama kalinya sistem yang benar-benar membawa arcade ke rumah. Harga: $699.
SquareSoft merilis Final Fantasy pertama yang nantinya menjadi role-playing game terbaik di sistem console.
Sega merilis game-handheld Game Gear.
Microprose terbentuk.
NEC merilis versi hanheld dari Turbografx-16 console mereka, TurboExpress.
 
Tahun 1991
 
Commodore merilis video game rumahan berbasis CD, CDTV. Harga: $999.
Fujitsu merilis FM Towns Marty, console 32-bit pertama di dunia.
Nintendo merilis Super Nintendo. Harga: $199.
Joe Santulli dan Kevin Oleniacz mendirikan Digital Press, publikasi independent kolektor video game berbagai sistem.
Dua penerbit PC entertaintment utama, Cinemaware dan Epyx, tutup.
 
Tahun 1992
 
Philips merilis video game rumahan berbasis CD, CD-i.
Sega merilis ekspansi Sega CD untuk Sega Genesis.

Generasi kelima

Generasi kelima atau disebut juga dengan era konsol 32 bit. dimana konsol game yang paling populer pada generasi ini adalah Sony Playstation


Generasi keenam

Generasi keenam ini ditandai dengan munculnya konsol-konsol game next generation dari masing-masing perusahaan seperti SONY, SEGA,Nintendo serta munculnya satu lagi konsol game baru yang diluncurkan oleh Microsoft yang diberi nama Xbox. Perang konsol game ini akhirnya mengakibatkan jatuhnya perusahaan konsol SEGA yang tidak dapat lagi meneruskan konsol next generation(Dreamcast) mereka dan lebih memilih untuk berkonsentrasi dibidang pembuatan game konsol.




Generasi ketujuh

Dikarenakan semakin canggihnya teknologi di bidang teknologi maka kemudian 3 perusahaan konsol terbesar(Sony, Nintendo, dan Microsoft) mengeluarkan kembali konsol next-generation mereka keluaran terbaru. Sony mengeluarkan konsol next-gen yang diberi nama PS3(Playstation 3), lalu Nintendo dengan Nintendo Wii kemudian Microsoft dengan Xbox 360. Pada generasi ini semakin dikembangkan sistem permainan online atau permainan yang melibatkan banyak pemain yang terhubung dengan konsol mereka dan semakin ditinggalkannya permainan single player.